Friday, November 4, 2011

~Persahabatan Kerana Allah~

“Imam Al-Ghazali berpesan kepada anak lelakinya: “Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:

1. Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu.

2. Jika engkau memerlukan pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu.

3. Jika engkau menghulur sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik.

4. Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu.

5. Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu.

6. Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya.

7. Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu.

Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu akan teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat akan kematian…




Thursday, November 3, 2011

~Ujian Dari Allah~

Allah menghadirkan ujian pada hambaNya..kerana Dia rindukan pada hambaNya..pada rintihan hambaNya..pada pengaduan hambaNya..Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui..apabila diberikan ujian dan musibah..hambaNya akan ingat padaNya..berlarilah kemana pun..kita itdak mampu menghindarkan diri dariNya..makin kita jauh..makin Dia mendekat..patutkah kita yang dikejarnya..sedangkan kita adalah hambaNya..sepatutnya..kita yang mengejarNya..mengapai cintaNya..Allah sungguh baik..bersangka baiklah pada tiap ujian yang Dia hadirkan..sungguh..ada hikmah tiap yg Dia hadirkan..kita sering tertanya2.."kenapa nasib aku mcm ni?" tapi pernahkah kita terlintas "kenapa aku tak kejar cinta Allah..kenapa aku tidak bersyukur..kenapa..?"..Tiada hambaNya yang akan mengingatinya tika senang dan susah..melainkan hambaNya..yang bernama mukmin yang sejati..

Manusia..lumrah manusia..menginginkan kebaikan..tetapi menolak keburukan..sedangkan..adakala..keburukan itulah yang menyedarkan siapa kita disisi Allah...

=========================================================================================================

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
(Surah Al-Baqarah ayat 216)


“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan Kesanggupannya.”
(Surah Al-Baqarah ayat 286)


“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk”
(Surah Al-Baqarah ayat 45)

======================================================================================================================================================

Allah menyayangi hambaNya..tetapi hambaNya..apabila Allah hadirkan ujian..mereka memarahiNya..sedangkan..semasa mereka lakukan maksiat..adakah mereka terfikir..Allah mampu mencacatkan mereka..mampu segala2nya..tapi Allah Maha Penyayang..masih berikan peluang hambaNya bertaubat..sungguh Allah Maha Mengetahui..

membuka aurat..semata2 ingin mencari perhatian..perhatian pada hambaNya..dan juga menarik perhatian pada dosa..mencari perhatian pada Allah itu lebih baik..kerana Dia Maha Kuasa..Sungguh Dia Maha Kuasa..sedihnya..tika ku melihat..saudara seislamku..membuka aurat..melakukan maksiat..sedangkan Allah sedang melihat..sungguh diriku sedih..didunia..berbahagia..diakhirat tersiksa..Astaghfirullah..

~SESUNGGUHNYA..SEGALA YANG ALLAH HADIRKAN ADALAH UJIAN..SEGALANYA ADALAH UJIAN..INGIN MELIHAT..SIAPA HAMBANYA YANG BERIMAN PADANYA..DAN SIAPA YANG KUFUR DAN MUNAFIK..YA ALLAH..HADIRKAN HIDAYAH PADA KAMI YA ALLAH..AAMIN YA ALLAH~

~UJIAN DARI ALLAH..MENDIDIK IMAN HAMBANYA..~

~DOSA UMPAMA DAUN YANG LURUH..~

~SUNGGUH ILMU ADALAH PENYULUH HIDUP..IMAN ADALAH PEMBIMBING DIRI DAN HATI..~

~ANA AMBIL DULU NASIHAT INI~

Wednesday, August 24, 2011

Keindahan Akhlak Nabi Muhammad SAW

Kata khuluq yang berarti akhlak secara linguistik mempunyai akar kata yang sama dengan khalq yang berarti ciptaan. Bedanya adalah kalau khalq lebih bermakna ciptaan Allah yang bersifat lahiriah dan fisikal, maka khuluq adalah ciptaan Allah yang bersifat batiniah.
Seorang sahabat pernah mengenang Nabi yang mulia SAW dengan kalimat :
“Bahwa Rasulullah saw adalah manusia yang terbaik secara khalq dan khuluq”. Dengan kata lain, Nabi Muhammad saw adalah manusia sempurna dalam segala aspek, baik lahiriyah maupun batiniyahnya.”

Kesempurnaan lahiryah beliau sering kita dengar dari riwayat-riwayat para sahabat yang melaporkan tentang sifat-sifat beliau. Hindun bin Abi Halah misalnya, mendeskripsikan sifat-sifat lahiriyah Nabi SAW seperti berikut:
“Nabi Muhammad saw adalah seorang manusia yang sangat anggun, yang wajahnya bercahaya bagaikan bulan purnama di saat sempurnanya. Badannya tinggi sedang. Postur tubuhnya tegap. Rambutnya ikal dan panjang yang tidak melebihi daun telinganya. Warna kulitnya terang. Dahinya luas. Alisnya memanjang halus, bersambung dan indah. Sepotong urat halus membelah kedua alisnya yang akan tampak timbul di saat marahnya. Hidungnya mancung sedikit membengkok, yang di bagian atasnya berkilau cahaya. Janggutnya lebat. Pipinya halus. Matanya hitam. Mulutnya sedang. Giginya putih tersusun rapi. Dadanya bidang dan berbulu ringan. Lehernya putih, bersih dan kemerah-merahan. Perutnya rata dengan dadanya. Bila berjalan, jalannya cepat laksana orang yang turun dari atas. Bila menoleh seluruh tubuhnya menoleh. Pandangannya lebih banyak ke arah bumi ketimbang langit dan banyak merenung. Beliau mengiringi sahabat-sahabatnya di saat berjalan, dan beliau jugalah yang memulai salam.”

Deskripsi para sahabat Nabi tentang sifat-sifat manusia yang agung seperti ini banyak kita temukan di dalam kitab-kitab Maulid yang lazim dibaca di tanah air kita, seperti Barzanji, Diba`, Simthu ad-Durar dan sebagainya. Kita dibawa hanyut oleh para perawi tentang bentuk lahiriyah Nabi SAW. Sesuatu yang meskipun indah dan sempurna, namun tidak menjadi fokus pandangan Al-Quran terhadapnya.

Lalu, apa yang menjadi fokus pandangan Al-Quran terhadap Nabi SAW?. Jawabnya adalah khuluq-nya alias akhlaknya, seperti pada ayat di atas. Apa arti akhlak? Kata Imam Ghazali, akhlak adalah wajah batiniah manusia. la bisa indah dan bisa juga buruk.
Akhlak yang baik adalah akhlak yang mampu meletakkan ‘Aqliyyah (Kejernihan fikir), Ghadhabiyyah (Emosi/Kemarahan), Syah-waniyyah (Keinginan-keinginan Syahwat) dan Wahmiyyah (Angan-angan) secara proporsional dalam jiwa manusia, Serta mampu meletakkan dan menggunakan secara adil dalam dirinya. Manusia yang berakhlak baik adalah orang yang tidak berlaku ifrath alias eksesif atau melampau batas dalam menggunakan empat hal di atas, dan juga tidak bersifat tafrith atau menyia-nyiakan/mengabaikannya secara total. la akan sangat adil dan proporsional di dalam menggunakan keempat anugerah Ilahi itu.

Dengan kata lain akhlak yang baik adalah suatu keseimbangan yang sangat adil yang dilakukan oleh seseorang ketika berhadapan dengan empat fakultasnya di atas. la tidak ifrath di dalam menggunakan rasionalitasnya sehingga mengabaikan wahyu, dan juga tidak tafrith sehingga menjadi bodoh. la tidak ifrath di dalam menggunakan ghadhab atau emosinya sehingga menjadi agresor, namun tidak juga tafrith sehingga menjadi pengecut. la tidak ifrath di dalam syahwatnya sehingga menghambur-hamburkan nafsunya, namun juga tidak tafrith seperti biarawan-biarawati. la mampu meletakkannya secara seimbang sehingga ia membagi secara adil mana hak dunianya dan mana hak akhiratnya. Kemampuan itu disebut dengan al-Khuluqul hasan

Orang yang menyandang sifat ini, di kedalaman jiwanya sudah pasti memantulkan suatu bentuk yang sangat indah secara lahiriah di dalam segala aspek kehidupannya sehari-hari ; yang -seperti kata sebuah riwayat- dari pancaran wajahnya akan memantul sebuah energi yang akan mengingatkan orang kepada Allah SWT. Sedang untaian kata-katanya akan menimbulkan aura menambahkan ilmu. Pada setiap orang yang mendengarnya dari akhlak lahiriyahnya bisa menyadarkan orang dari kelalainnya. Akhlak seperti inilah yang diuswahkan Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswah hasanah (suri tauladan yang baik) bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (Rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Q.S Al-Ahzab : 21)

Itulah misi utama beliau SAW :
“Sesungguhnya aku diutus (Allah) untuk menyempurnakan Akhlak.”

Keluhuran akhlak Nabi SAW ini adalah cermin yang bersih dan indah yang membawa kita untuk bisa berkaca dengannya di dalam kehidupan kita sesama manusia dalam segala lapisannya. Sebab akhlak Nabi adalah cerminan Al-Qur`an yang sesungguhnya. Bahkan beliau sendiri adalah Al-Qur`an hidup yang hadir di tengah-tengah ummat manusia. Membaca dan menghayati akhlak beliau berarti membaca dan menghayati isi kandungan Al-Qur`an. Itulah kenapa ‘Aisyah sampai berkata:
“akhlak Nabi adalah Al-Quran.”

Akhlak alkarimah menjadi kunci keberhasilan beliau membangun bangsa dari kenistaan kearah keniscayaan. Beliau SAW menjanjikan bahwa akhlaq yang lurhurlah menjadi beratnya timbangan amal di akherat :
“Tidak ada sesuatu yang lebih berat timbangannya (kelak diakherat) dari pada akhlak yang mulia.”

Saatnya kita mengedepakan akhlaq alkarimah diatas yang lain. Mendahulukan akhlak alkarimah diatas perbedaan. Mendahulukan akhlak alkarimah diatas kepentingan, bahkan bila perlu dahulukan akhlak karimah diatas Fiqih.

Mudah-mudahan kita semua berada dalam kehidupan yang akhlaqi, selalu memperoleh pancaran nur akhlak manusia mulya Muhammad SAW .. amin.

Thursday, July 21, 2011

Aku hanya hambaNya..sehingga akhir hayatku..dan sehingga aku bertemu dgnNya..~~


diriku tidaklah sejernih air dipantai..aku rela jika dihina sekalipn mnyakiti hatiku..kerana ku tahu..manusia..tiadalah yg sempurna..terutamanya aku sebagai hambaNya..aku tidak akan memarahi seseorg jika dia menegur aku..maka tegurlah daku jika daku melakukan kesilapan..jika ingin memuji seseorang..kita haruslah mengingati..bahawa dia adalah ciptaan Ilahi..dan pujilah Allah..kerana cantiknya ciptaanNya..sekalipun hambaNya pernah membenci ku..mengata aku sebagaimana pn..tidak akan sekali aku membenci..kerana tidaklah layak aku sebagai hambaNya membenci ciptaanNya..Allah telah pn melembutkan hatiku..apabila datangnya fitnah..tidaklah aku membalas dendam..kerana aku yakin Allah ada dgnku..aku tahu Allah maha kuasa..tetapi tidaklah ku berharap sahabatku diseksa..biarlah aku diseksa..sekalipn sakit bagiku..kerana aku sayang saudara islamku..tetapi jika aku salah..aku berharap supaya Allah menghukumku..supaya diriku ini sedar..aku hanyalah hambaNya yg hina..dan kerdilnya daku..segala yg ada padaku semuanya miliknya..jika hambaNya ingin mngatakan aku berlagak baik..katalah jika itu memuaskan hatimu..tidaklah juga ku benci..kerana aku teringin mnjadi seperti Ya Rasulullah..bagindalah idolaku..dan akan ku cuba mngikuti sunnahnya..bagiku..tidaklah penting hidup didunia ini..tetapi impianku hanya dapat berjumpa dgn Allah dan menghadap padaNya sebagai hambaNya yg hina..yang penuh dgn kelemahan..dan amatlah aku teringin cintaNya..ingin ku melalui lembaran cintaNya..Aku ingin menjadi setabah Ya Rasulullah..penyabar sepertinya..menegakkan agama islam kerana Allah..tidak membenci sesama hambaNya..menghormati fakir miskin dan merendahkan diri sekalipn baginda seorang yang berdarjat tinggi...

~~itulah luahan hatiku..sekalipn hatiku tersiksa..namun hakikatnya aku lakukan semuanya ats dasar cintaku padaNya..~~Aku tetap akan mengejar ilmuNya..menegakkan agamaNya..melakukan amalan padaNya sebanyak yg mungkin..Tiadalah seseorg akn memahami hatiku terhadapNya..kerana hanya aku merasainya..dan hanya Allah tahu bagaimana perasaanku..maaf sahabat2 ku jika aku ada melakukan salah..dan mengatakan sesuatu yg menyakiti hati..aku hanya hambaNya yg pnuh dgn kesilapan dan kelemahan..Assalamualaikum..~~

~~Kekalkan sunnah Ya Rasulullah didunia..tagih cintaNya didunia..kelak berjumpa dgnNya diakhirat sebagai hambaNya yang Allah kenal..biar kita nampak kolot dimata manusia..tetapi jangan nampak kolot dimata Allah..biarkan kita dibenci hambaNya...jangan kita dibenci oleh Allah S.W.T..~~

Bergantunglah Sepenuhnya Kepada Allah SWT...


Tanpa pemeliharaan, perlindungan dan rahmat Allah pasti kita akan binasa. Allah SWT dengan kasih sayangnya pada kita telah mengurniakan macam-macam jenis nikmat secara ‘percuma’. Oksigen untuk bernafas, anggota badan dan pancaindera yang berfungsi dengan sempurna, akal untuk berfikir dan lain –lain nikmat yang tidak terhitung banyaknya.

Tabiat manusia mereka akan tunduk dan bergantung kepada Allah bila dalam keadaan terdesak. Bila mereka dalam keadaan senang dan aman mereka kembali mendurhakai Allah SWT. tabiat buruk manusia ini beberapa kali dirakam oleh al-Quran:

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kedekut. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kedekut”.( al-Ma’arij:19-21)

“Apabila mereka menaiki kapal dan terumbang-ambing di tengah samudera maka mereka pun berdo’a kepada Allah dengan ikhlas (tidak syirik sebagaimana ketika dalam kondisi aman di darat). Kemudian tatkala Kami selamatkan mereka ke daratan maka merekapun berbuat syirik.” (Surah al-‘Ankabuut : 65)

Begitu perangai kebanyakan manusia. Bila mereka berdepan dengan masalah seperti ditimpa sakit, jatuh miskin, kehilangan insan tersayang maka mereka rajin solat, selalu berdoa dengan rendah diri dan mentaati Allah. Namun bila masalahnya diselesaikan oleh Allah, mereka kembali lalai dan durhaka. Solat tidak lagi dilaksanakan dan sombong untuk berdoa kepada Allah SWT. Na’uzubillah.

Bergantunglah kepada Allah SWT setiap masa sama ada ketika senang atau susah, kaya atau miskin, sakit atau sihat. Sesungguhnya pergantungan kepada Allah merupakan senjata ampuh dalam mengatasi semua kesulitan. Inilah senjata yang melepaskan Nabi Ibrahim ketika dicampak ke dalam api oleh Namrud. Nabi Ibrahim membaca :

حَسْبِيَ اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Bermaksud : Memadailah bagiku Hanya Allah (sebagai penolong) dan Dia sebaik-baik Pelindung.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dari Ibn Abbas.

Allah yang bersifat al-Rahman dan al-Rahim tidak akan membiarkan hamba yang berserah kepadaNya begitu sahaja. Pasti Dia akan membantu hambaNya yang bergantung harap sepenuh kepadaNya.

Cuba perhatikan doa Rasulullah saw yang begitu indah susunan kata-kata menyatakan pergantungan diri sepenuhnya kepada Rabb Yang Maha Mendengar. Iaitu doa :

يَا حَّيُ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ،
وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Maksud : Wahai Yang Maha Hidup dan Maha Menguruskan, dengan rahmatMu aku memohon pertolongan. Perbaikilah semua urusanku dan jangan Engkau serahkan aku kepada diriku walaupun sekelip mata ( Riwayat al-Nasa’i dan al-Hakim )

Doa ini Rasulullah saw baca pada setiap pagi dan petang. Oleh itu amalkanlah doa yang indah ini setiap masa. Tidak akan sia-sia sesiapa yang berserah kepada Allah SWT. Yakinlah. Letakkanlah diri kita dalam golongan yang dicintai oleh Allah :

“Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. ( Ali Imran:159)

Kehebatan Seorang Mukmin : Syukur dan Sabar



Mukmin memberi maksud seorang yang beriman kepada Allah dan rukun-rukun iman yang lain dengan sebenar-benar keimanan. Keperibadiannya amat mengkagumkan sesiapa yang memandangnya. Nikmat yang melimpah-ruah tidak menyebabkannya lupa diri atau kufur. Begitu juga bila dia ditimpa musibah dan kesusahan, imannya tetap utuh dan tetap bersabar menghadapinya.

Keperibadiannya yang unggul mencetuskan sabda Rasulullah saw yang bermaksud :

“Sungguh mengkagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Dan hal itu tidak akan diperoleh kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan, maka dia bersyukur. Maka hal itu merupakan kebaikan baginya. Dan apabila dia ditimpa kesusahan maka dia bersabar. Maka itu juga merupakan kebaikan baginya.” (Imam Muslim)


Hiasilah diri kita dengan dua sifat mulia ini : syukur dan sabar. Dua sifat ini tidak diperolehi melainkan oleh mereka yang benar-benar beriman. Kebanyakan manusia bersyukur bila berada dalam kesusahan namun bila diberi nikmat kekayaan mereka akan lupa diri dan kufur nikmat dengan menggunakannya ke arah kemurkaan Allah.

Dengan bersyukur Allah akan tambahkan nikmat seseorang. Inilah janji Allah dalam firmanNya :

“Dan ingatlah ketika Rabb kamu mengumumkan kepada kamu; Jika kamu bersyukur maka akan Aku tambahkan nikmatKu kepada kamu dan jika kamu kufur, sesungguhnya siksaKu sangatlah keras.” (Surah Ibrahim, ayat 7).

Berdoalah agar Allah mengurniakan sifat syukur kepada kita. Rasulullah saw mengajar satu doa berkaitan perkara ini iaitu Baginda saw menyuruh kita berdoa pada akhir solat :

اللهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Ya Allah, bantulah aku untuk mengingatiMu, bersyukur kepadaMu, dan beribadah dengan baik kepadaMu.” ( Abu Daud, disahihkan al-Albani)

Setiap insan tidak dapat lari daripada kesusahan hidup dan musibah sama ada berupa penyakit, kemiskinan, kehilangan orang tersayang dan sebagainya. Musibah ini sebenarnya adalah ujian dari Allah untuk menguji hambaNya. Allah ta’ala berfirman:

“Dan sungguh Kami benar-benar akan menguji kamu dengan sedikit rasa takut, kelaparan, dan kekurangan harta, hilangnya jiwa, dan sedikitnya buah-buahan. Maka berikanlah khabar gembira kepada orang-orang yang sabar. Iaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengatakan; Sesungguhnya kami ini milik Allah dan kami akan kembali kepada-Nya. Mereka itulah orang yang mendapatkan ucapan salawat dari Rabb mereka dan curahan rahmat, dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.” (Surah al-Baqarah : 155-157).

Sikap seorang mukmin bila menghadapi musibah ialah reda dan menerimanya sebagai ujian dari Allah. Dia menerima ketentuan Allah dengan hati yang lapang dan berserah diri kepada Allah. Din memanfaatkan musibah tersebut sebagai peluang untuk mendapat ganjaran pahala dan keampunan Allah. Sabda nabi saw yang bermaksud :

“Tidaklah ada suatu musibah yang menimpa seorang muslim melainkan Allah akan menghapuskan dosa dengannya walaupun duri yang menusuk badannya.” (Imam al-Bukhari dan Muslim).

Allah menguji hambaNya mengikut kadar kemampuan hambaNya. Satu ketika Nabi saw ditanya “Siapakah orang yang paling berat ujiannya?”. Maka beliau menjawab:

“Para Nabi, kemudian orang yang seperti mereka sesudahnya, dan orang semacam mereka berikutnya. Seseorang itu akan diuji sesuai dengan kadar agamanya. Apabila orang itu kuat agamanya maka semakin keras ujiannya. Kalau agamanya lemah maka dia akan diuji sesuai dengan kadar agamanya. Maka musibah dan ujian itu sentiasa menimpa seorang hamba hingga dia ditinggalkan berjalan di atas muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR. Tirmidzi, hasan sahih)

Namun demikian berdoalah agar tidak diuji dengan ujian yang tidak mampu kita pikul. Allah merakam doa ini dalam al-Quran agar kita mengamalkannya,iaitu doa yang seringkali kita baca :

رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
“Wahai Tuhan kami! janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa Yang Kami tidak terdaya memikulnya. dan maafkanlah kesalahan kami, serta ampunkanlah dosa kami, dan berilah rahmat kepada kami. Engkaulah Penolong kami; oleh itu, tolonglah Kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum Yang kafir”. (al-Baqarah:286)

Sabar mempunyai tiga jenis iaitu sabar dalam menjalankan ketaatan, sabar dalam menjauhi kemaksiatan dan sabar dalam menghadapi musibah dan takdir Allah.

Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada kita dengan menjadikan kita hambaNya yang sentiasa bersyukur dan sentiasa sabar dalam menempuh cabaran dan ujian kehidupan.

Friday, July 8, 2011

Kisah Hidupku.........T-T

Pada waktu dulunya...aku mnjadi seorang hamba Allah yang sayang pada Allah..seorang yang zuhud...seorang yang sntiasa ingat pada Allah..Suatu hari..datanglah seorang hamba Allah..yakni kaum adam..dya menagih cintaku..setelah 2..aku menerimanya..lupalah aku padaNya..tidak lagi ku kisah larangan dan suruhanNya..sahabatku juga....tetapi aku tidak lupa menyembahNya..suatu hari...aku diuji dengan dugaan yang begitu besar.....kemudian aku mula bersangka buruk padaNya...Nauzubillahi min zalik....T-T...aku mula lalai dengan arus duniawi yang terus membawa aku ke lembah dosa..yang sntiasa dekat dgn syaitan..yang sntiasa melakukan laranganNya..cuma satu yg aku pegang...prinsipku..aku tak akan pegang dadah...aku tak akan minum arak..aku tak akan melakukan zina..dan tak akan memakan benda yang haram..itulah prinsipku...setelah agak lama aku dilembah dosa...hadirnya seorang hamba Allah..kaum adam...beliau amatlah baik..amat tegas dalam hal yang berkaitan agama islam..kemudian beliau menasihatiku agar jgn terus terjerumus dalam lembah dosa..dya yang membantu aku..dya yang menyelamatkan aku dari hampir masuk ke lembah kehinaan yang terus melakukan laranganNya..tetapi...aku berubah kerananya..bukan kerana Allah..tetapi aku usaha agar aku tidak jatuh hati dengannya..tetapi aku tewas..aku tetap jatuh hati dgnnya..kemudian..Tiba-tiba..datangnya hari yang amat indah bagiku...ku termenung sendirian..tiba2 datangnya hidayah dariNya...barulah aku sedar..tugas aku sebagai hambaNya..yakni mengumpul amalanku agar tercapai impian ku berjumpa denganNya..maka tertutuplah sedikit2 hatiku..dan terus hatiku berkata...hanya Allah cintaku..biarlah sekalipun hambaNya yakni kaum adam yang sehemsem dan sebaik mana pn..hatiku sudah tidak terpaut lagi..tetapi apabila aku melihat ciptaanNya...hatiku hanya berkata..maha kuasanya Allah..Sesungguhnya..hadirlah cintaku padaNya..tiap masa aku teringatNya..tiap apa aku lakukan semuanya keranaNya..hatiku hanya akan terpaut pada jodoh yang telah ditetapkan oleh ilahi..dan akan ku mengajaknya agar terus mnguatkn lagi cinta kami terhadap Allah..jika kuat cintanya pada Allah..maka kuatlah cintaku padanya..jika kurang cintanya pada Allah..maka kuranglah cintaku padanya..Sesungguhnya aku amat mencintaiNya..impian yang amat ku teringin adalah berada disuatu tempat yang tiada siapa denganku...hanya Allah..inginku kuatkn ilmu ku terhadap Allah...agar aku dapat terus beriman dan berada denganNya..biarlah tiada apa pun yang aku dapat didunia ini..janji aku dapat cinta dr ilahi..T-T..ingin aku terus menyembahnya tanpa henti..semasa aku solat..dapatlah mengubat sedikit rinduku terhadapNya..tenanglah hatiku rasakan..~~Ya Allah..kuatkanlah cintaku terhadapMu..janganlah Kau jauh denganku Ya Allah..dekatlah dengan aku..aku akn tetap mencintaiMu..biarlah apa hambaMu nak benci aku..mengatakan aku kolot..tetapi padaku..janji janganlah Kau pandang aku kolot..aku ingin mnjadi hambaMu yang beriman..yang sntiasa Kau ingat..yang Kau kenali...T-T...lindungilah aku dr melakukan laranganMu..tetapi pimpinlah aku melakukan suruhanMu..aamin...T-T~~Syukran jazilan pada sahabatku yang sudi mebaca...marilah kita mngejar cintaNya..mengapai hidayahnya..Assalamualaikum..jaga diri..jaga iman..ingat Allah...~~